Melakukan monitoring utilisasi jaringan pada PC Anda sangat penting dilakukan belakangan ini. Pasalnya virus, trojan, backdoor, spamming, addware, spyware, dan banyak lagi gangguan tidak pernah diundang datang menghantui PC dan jaringan Anda.
Koneksi Internet menjadi lambat, print server tidak mau diakses, sharing file tidak berjalan lancar, dan banyak lagi akibat buruk lain. Untuk itu, melakukan monitoring terhadap utilisasi jaringan pada PC Anda sangatlah perlu dilakukan. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk memonitoring jaringan Anda menggunakan sebuah software free bernama PRTG Freeware edition.

1. Instal Program PRTG
Pertama-tama installah program PRTG ini. Anda bisa mendapatkannya di CD PC Media atau men-download-nya langsung di situs http://www.paessler.com. Software ini terdiri dari beberapa versi, yaitu Freeware edition, Trial edition, dan Commercial edition. Jika Anda hanya ingin memonitor satu PC pribadi Anda saja, Freeware edition sangat cocok digunakan. Pada Trial edition, semua fasilitas monitoring jaringan dibuka, namun hanya dalam waktu 30 hari, sedangkan Commercial edition merupakan versi lengkap dari program ini. Percobaan di artikel ini menggunakan PRTG versi Freeware edition.

2. Aktifkan SNMP Service
Setelah selesai menginstal program Freeware edition, Anda harus mengaktifkan servis  SNMP pada PC Anda untuk menyuplai informasi seputar perangkat jaringan di PC. Caranya, klik Start|Settings|Control Panel. Setelah terbuka, kliklah icon Add or Remove Programs. Setelah dialog box terbuka, klik icon Add/Remove Windows Components. Pada dialog box yang muncul, pilihlah opsi Management and Monitoring tools setelah itu klik tombol Details…. Di dalam dialog box-nya centanglah (_) opsi Simple Network Management Protocol. Setelah selesai, klik OK, Next, dan Finish. Servis SNMP telah berjalan di PC Anda.

3. Atur Servis SNMP
Untuk mengatur servis SNMP, kliklah Start| Settings|Control Panel. Setelah itu klik ganda icon Administrative Tools. Pilihlah opsi Services, maka akan terbuka dialog box berisi servis-servis yang jalan di komputer Anda. Pilih opsi SNMP Service kemudian klik ganda opsi tersebut sebuah dialog box akan terbuka. Di dalamnya Anda dapat mengatur banyak parameter, namun yang terpenting adalah Securitynya. Klik tab Security, kemudian berikan nama Community yang sulit ditiru orang lain. Batasi juga akses servis SNMP ini untuk IP tertentu saja dengan memilih opsi Accept SNMP packets from these host. Setelah selesai klik OK.

4. Tambahkan Sensor di PRTG
Setelah selesai dengan SNMP buatlah sensor pada program PRTG. Sensor adalah proses pengumpulan informasi dari PC Anda. Informasi dapat berupa parameter apa saja mulai traffic jaringan PC, load memory, dan processor, dan banyak lagi. Informasi harus diambil secara berkala, tujuannya adalah untuk menghasilkan sebuah grafik atau chart yang kontinyu. Dari grafik ini dapat diketahui tren penggunaan, keanehan, kebutuhan akan processor yang kurang, dan banyak lagi. Untuk memulainya, kliklah icon Add Sensor pada toolbar atau dapat mengklik ikon besar yang ada di tengah layar program. Sesaat kemudian akan terbuka sebuah wizard pembuatan sensor.

5. Pilih Jenis Sensor
Setelah wizard muncul, klik tombol Next. Sesaat kemudian akan disuguhkan dengan pilihan jenis sensor. Untuk informasi traffic jaringan yang keluar masuk PC, pilihlah opsi Standard SNMP Traffic Sensor. Untuk memonitor parameter PC yang lainnya selain jaringan, pilih Opsi Paessler SNMP Helper Sensor yang berisi sensor-sensor seputar hardware PC Anda seperti CPU Load, memory usage, dan banyak lagi. Opsi Library SNMP Sensor berisi kumpulan parameter yang paling sering digunakan. Anda juga dapat membuat sensor sendiri dalam opsi Custom SNMP Sensor. Setelah memilih salah satu, kliklah tombol Next.

6. Isi Data PC dengan Benar
Berikutnya Anda diharuskan mengisi informasi seputar identitas PC Anda. Isilah nama untuk PC Anda pada kolom Device name/Alias. Setelah itu, isi alamat IP atau nama DNS untuk PC Anda pada kolom IP address/DNS name. Isilah kolom SNMP Community String dengan nama Community yang sama seperti yang Anda masukkan pada tab Security pada pengaturan SNMP Service di atas. Jika Anda melakukan pengubahan port SNMP pada pengaturan SNMP Service, sesuaikan juga nomor port tersebut pada pengaturan di sini. Setelah semuanya selesai, klik Next. Jika pengaturan benar, Anda akan disuguhkan dengan menu pengaturan berikutnya.

7. Pilih Perangkat yang Dimonitor
Selanjutnya Anda akan disuguhkan menu pemilihan perangkat yang akan dimonitor. Pada praktik ini karena kami memilih opsi Standar SNMP Traffic Sensor, maka pilihan perangkatnya hanyalah semua perangkat jaringan yang ada pada PC, seperti port Ethernet dan interface loopback PC. Parameter ini sudah cukup untuk memonitor utilisasi jaringan pada PC Anda. Jika Anda memilih jenis sensor lain pada langkah nomor 5, maka opsi yang disuguhkan akan berbeda. Centanglah (_) salah satu opsi perangkat yang diberikan untuk dimonitor.


N.B:Postingan ini balasan dari komentar ucii (enamdualapan@yahoo.com).^_^

Sumber:Alex DiggMore.com

About these ads